Assalamualaikum, Wr. Wb


Senin, 28 Maret 2016

PROMOSI KESEHATAN PROGRAM KONSUMSI TABLET FE UNTUK IBU HAMIL

Anemia gizi besi pada ibu hamil masih merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia karena prevalensinya cukup tinggi. Penyebab utama anemia ini adalah kekurangan zat besi (Fe). Konsekuensi anemia pada ibu hamil dapat membawa pengaruh buruk baik terhadap kesehatan ibu maupun janinnya, keadaan ini dapat meningkatkan morbiditas maupun mortalitas ibu dan anak. Prevalensi anemia ibu hamil belum mengalami perubahan dari tahun 1995-2000, namun Departemen Kesehatan Republik Indonesia sampai dengan tahun 2010 akan berusaha menurunkan prevalensi anemia ibu hamil dari 51% menjadi 40% (Departemen Kesehatan, 1999). Anemia dalam kehamilan akan berdampak buruk bagi bayi dalam kandungannya. Dampak buruk tersebut bisa berupa bayi yang lahir mengalami cacat bawaan. Dampak terburuk adalah kematian bayi. Dampak lain anemia bagi hamil adalah keguguran. Bayi lahir prematur, persalinan lama karena tidak ada kontraksi, pendarahan sesudah melahirkan, dan infeksi persalinan (Tino , 2009). Untuk menanggulangi masalah anemia gizi besi pada ibu hamil maka pemerintah melalui departemen kesehatan (Depkes) RI melaksanakan suatu program pemberian tablet zat besi pada ibu hamil. Menurut peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor 88 tahun 2014 tambah darah merupakan tablet yang salah satunya diberikan kepada ibu hamil setiap hari selama kehamilan atau minimal 90 tablet. Seperti yang dinyatakan pada jurnal “Peran Petugas Kesehatan dan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe pada Ibu Hamil” ada beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya cangkupan konsumsi tablet fe yaitu peran petugas kesehatan. Bidan sendiri merupakan ujung tombak dari kesehatan di masyarakat. Sehingga bidan harus bisa meningkatkan cangkupan konsumsi tablet Fe salah satunya dengan promosi kesehatan. Salah satu promosi kesehatan yang dapat dilakukan guna meningkatkan cakupan konsumsi tablet fe untuk ibu hamil dengan melakukan penyuluhan maupun konseling. Penyuluhan dapat dilakukan ketika adanya pertemuan ibu hamil seperti pada kelas ibu hamil, dan konseling pada saat kunjungan ANC. Bidan menjelaskan kepada ibu hamil akan pentingnya mengkonsumsi tablet zat besi, yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan zat besi untuk ibu dan bayi. Dimana untuk bayi dapat mencegah kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah. Tablet fe sangat penting untuk pertumbuhan janin selama masa kehamilan sehingga apabila ibu hamil cukup mengkonsumsi tablet Fe dapat meminimalisir cacat bawaan pada bayi atau kelainan kongenital. Manfaat untuk ibu sendiri yaitu salah satunya untuk mencegah perdarahan saat dan setelah persalinan. Karena perdarahan merupakan salah satu faktor penyebab kematian ibu. Bidan juga menjelaskan cara mengkonsumsi tablet Fe yang benar dengan bersamaan vitamin c atau air jeruk, tidak dengan susu, kopi atau teh. Dan efek samping mengkonsumsi tablet Fe salah satunya mual, sehingga ibu hamil di anjurkan mengkonsumsi pada malam hari. Promosi kesehatan konsumsi tablet Fe pada Ibu hamil tidak hanya dilakukan melalui penyuluhan atau pun konseling saja, tetapi bidan bisa juga menggunakan gambar seperti poster dan spanduk yang di pasang tidak hanya di pelayanan kesehatan, tetapi juga bisa di tempat umum seperti papan informasi di tempat umum. Selain itu, penyebaran liflet tentang tablet Fe sangat penting dilakukan. karena selain mendapatkan informasi langsung dari bidan, ibu hamil dapat membaca atau mengulas kembali ketika di rumah dengan membaca liflet tablet Fe yang telah diberikan. Promosi kesehatan konsumsi tablet Fe untuk ibu hamil tidak hanya dilakukan oleh bidan saja, bidan bisa bekerja sama dengan kader- kader yang ada di Desa untuk ikut berpartisipasi dalam menjalankan progran konsumsi tablet Fe untuk ibu hamil. Bidan memberikan pengarahan dan pengetahuan kepada kader – kader sehingga kader dapat membantu menyadarkan masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi tablet Fe untuk ibu hamil.

Tidak ada komentar: